Tampilkan postingan dengan label Slemania. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Slemania. Tampilkan semua postingan

Slemania Keluarkan Himbauan


01 April 2011
Sebelum pertandingan melawan Persidafon Dafonsoro kemarin, Slemania mengadakan pertemuan untuk membahas kondisi Slemania dan yang menjadi pembahasan adalah :

1. KONVOI SLEMANIA
Sejauh ini perjalan Slemania baik dari berangkat dan pulang sering terjadi gesekan dengan kelompok suporter lain ataupun dengan warga sekitar. Kalau ada permasalahan dengan warga sekitar yang dilewati Slemania itu terutama karena suara knalpot blombongan yang mengganggu warga sekitar. Apalagi dalam perjalanan pulang yang sudah menjelang malam, suara knalpot itu mengganggu warga yang akan atau sedang menunaikan ibadah. Dari pengurus sudah berusaha untuk memberi pengertian kepada beberapa Laskar untuk tidak menggunakan knalpot blombongan. Dan nantinya juga akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan tindakan preventif terhadap beberapa pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas. Dan khusus untuk gesekan dengan kelompok suporter lain, kita berusaha untuk koordinasi dengan warga sekitar yang lokasinya sering terjadi penghadangan. Kita juga berkoordinasi dengan Pihak Kepolisian (Polsek setempat) untuk menjaga tempat - tempat yang berpotensi timbul gesekan antar suporter. Dan langkah yang kita ambil ini setidaknya sudah membawa perubahan. Pada pertandingan lawan Persidafon kemarin dalam perjalan pulang dan berangkat semakin berkurangnya gesekan antar suporter. Dan knalpot blombongan juga berkurang.

2. CORAT-CORET
Saat ini terjadi fenomena yang tidak bagus di beberapa daerah di DIY. Yaitu maraknya corat - coret dari masing - masing kelompok suporter. Dalam pertemuan tersebut, pengurus pusat memberi arahan kepada Pengurus Laskar dan Pengurus Korwil untuk memberi arahan kepada anggota Slemania yang ada di Laskar dan Korwil untuk tidak melakukan aksi corat - coret yang sangat mengganggu keindahan dan meresahkan warga. Semoga ke depan Slemania tidak melakukan aksi corat - coret.

3. NYANYIAN SLEMANIA
Akhir - akhir ini kita mendengar beberapa lagu yang terdapat kata - kata yang tidak pantas dinyanyikan dan membuat beberapa penonton tidak nyaman bila mendengar nyanyian tersebut. Maka dalam pertemuan tersebut kita memberikan instruksi kepada Pengurus Laskar, Pengurus Korwil dan Pengurus Pusat untuk pertandingan - pertandingan yang akan datang untuk menghilangkan lagu - lagu yang tidak pantas dinyanyikan. Dan waktu pertandingan lawan Persidafon kemarin yang kebetulan live ANTV lagu - lagu yang tidak pantas jarang kita dengar. Dan penampilan Slemania dalam mendukung PSS kemarin sore mendapat apresiasi positif dari Masyarakat dan suporter DIY lainnya. Semoga pada pertandingan - pertandingan selanjutnya Slemania semakin baik.

Hal ini kita lakukan untuk kembali memperbaiki citra Slemania. Untuk kembali meraih simpati masyarakat yang dapat berimbas semakin banyak pula masyarakat yang mendukung PSS. Hal ini sangat penting untuk kembali meraih kejayaan PSS. 

Totalitas - loyalitas tanpa batas.
Salam satu hati.....

READMORE - Slemania Keluarkan Himbauan

Elang Jawa Terkam Capolista


31 March 2011
Laskar "Super Elang Jawa", PSS Sleman akhirnya mampu menjaga trend positifnya dikandang. Menjamu capolista sementara Grup Timur, Persidafon Dafonsoro dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Ti-Phone 2010/2011 Grup Timur pada Rabu sore (30/3) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, skuad Elang Jawa berhasil menerkam Persidafon dengan skor 2-1. Dengan hasil ini PSS merangkak naik 2 peringkat ke posisi 6 dengan poin 27.

Dua gol kemenangan PSS dicetak melalui sontekan Tri Handoko di menit 7' dan melalui heading Anang Hadi pada menit 40'. Sedangkan gol tim tamu dicetak melalui Lukas Rimkambu di menit 47'. Hasil ini membuat PSS impas,karena saat di Dafonsoro, PSS kalah atas Eduard Ivakdalam,dkk.

Coach Basri tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. "Anak-anak bermain bagus. Hasil maksimal ini patut disyukuri",ungkap Basri. Namun, dengan dikartu kuningnnya Fachrudin dan Tomy Adityo, M. Basri mengaku ini sebuah resiko. Karena tidak dapat dimainkan saat menjamu Perseru Serui pada hari Sabtu (2/4) lusa. Namun absennya 2 pilarnya itu dikatakan bukan kendala, karena PSS masih memiliki persediaan pemain pelapis seperti Ade Christian, Abdullah Rifai dan Alvian Prasetya.

Jalannya Pertandingan

Didukung ribuan suporter fanatiknya, Slemania, perjuangan pemain Sleman patut diacungi jempol. Semangat tinggi menjadi kekuatan Deny Tarkas, dkk menghadapi matangnya skuad Persidafon. Pemain PSS tak kenal lelah menekan pertahanan tim tamu.

Di menit ke 12', striker Eka Santika dijatuhkan di kotak penalti, namun itu tak berimbas menjadi penalti bagi PSS. Eka Santika justru ditarik keluar empat menit kemudian digantikan Ferry Anto karena cedera saat dijatuhkan. Tim tamu mencoba membalas lewat sepak pojok Eduard Ivakdalam. Namun tendangannya masih menyamping ke sisi kanan gawang PSS yang dijaga Gerri Mandagi.

Di menit 5, gelandang Persidafon Cristian Warrobay mengancam dari sisi kiri, namun masih bisa diantisipasi oleh Tommy Adityo. Pertandingan berlangsung imbang, kedua kubu saling jual beli serangan. PSS mampu membayakan pertahanan Persidafon melalui duet Ferry Anto - Tri Handoko. Bahkan Jatmiko berpeluang memperbesar keunggulan menjadi 2-0 andai tendangannya tidak ditepis kiper Persidafon. Pada menit ke 35', Persidafon ganti menekan pertahanan PSS melalui bola mati dari sisi kiri melalui Eduard Ivakdalam, bola yang lepas dari jangkauan Gerri Mandagi berhasil diantisipasi oleh Dulsan Lestaluhu yang berdiri tepat dibawah mistar gawang sebelah kiri.

Di menit ke 40', Anang Hadi berhasil mencetak gol kedua setelah memanfaatkan umpan lambung Ferry Anto dari sisi kanan pertahanan Persidafon. Anang Hadi yang berdiri bebas mampu mengkonversi menjadi gol melalui headingnya. Di menit 47', Persidafon berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 setelah Lukas mampu memanfaatkan umpan dari Eduard dari sisi kiri pertahanan PSS dan tak mampu dijangkau Gerri Mandagi. Hingga turun minum kedudukan tetap 2-1 untuk PSS.

Babak kedua berlangsung panas. Persidafon berkali-kali mengancam melalui sepak pojok dan membuat pertahanan PSS harus berjuang ekstra keras mengamankan daerahnya. Di menit 54' stopper Fachrudin mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras atas pemain tim tamu. Di menit 71 terjadi insiden antara Tri Handoko dan Marcello Cirelli. Pemain asal Argentina itu memukul Tri Handoko hingga terjatuh. Wasit yang berdiri jauh dari insiden itu berkonsultasi dengan asisten wasit. Setelah menghentikan pertandingan hingga 6 menit, akhirnya wasit mengeluarkan kartu kuning kedua dan kartu merah untuk Cirelli.

Sebelumnya M. Basri protes keras kepada wasit sampai dalam lapangan dan kubu tim tamu juga tak mau diam, official Persidafon juga melayangkan protes dan berlari hampir memukul wasit. Pihak keamanan pun langsung turun ke lapangan mengamankan pertandingan. Hingga peluit akhir dibunyikan, kedudukan tetap 2-1 untuk PSS.

READMORE - Elang Jawa Terkam Capolista

Modal PSS Hadapi Persekam


22 March 2011
Skuad laskar Super Elang Jawa, PSS memiliki modal penting saat lawatannya di Malang menghadapi tuan rumah Persekam Metro FC dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Ti-Phone 2010/2011 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Selasa (22/3). Kemenangan 2-0 di putaran pertama lalu adalah modal PSS untuk mengangkat moral skuad besutan coach M. Basri.

Tim pelatih dan manajemen PSS membawa 19 pemain saat menghadapi Persekam sore nantu dan PSBI pada Jum'at mendatang. Dalam 19 pemain tersebut tidak terdapat nama striker Lubis Syukur. Dalam 2 laga kandang menghadapi Persiku dan PSIR kemarin menjadi bahan penilaian kenapa Lubis tidak diikutsertakan dalam skuad. Lubis dinilai banyak membuang peluang mencetak gol.

Membawa 19 pemain dirasa cukup, karena Persekam maupun PSBI bermain dikandang dan secara klasemen PSS tertinggal dari kedua tim. Namun, manajemen PSS tetap menargetkan bisa mencuri poin di Malang karena PSS sudah kehilangan poin saat menjamu Persiba.

Dua kreator serangan Anang Hadi dan Jatmiko siap dimainkan full time dan all out guna meraih poin. Sedangkan striker Eka Santika yang sebelumnya menderita cedera dipastikan siap tampil. "Tugas saya sebagai striker adalah mencetak gol. Itu sesuai instruksi pelatih", tandas Eka.

READMORE - Modal PSS Hadapi Persekam

PSS Siap Hadapi Derby, Paserbumi Diberi Kuota 2000


07 March 2011
Skuad "Super Elja" besutan coach M. Basri dipastikan dalam kondisi fit dan prima jelang Derby DIY. PSS akan tampil full team saat menjamu Persiba di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Senin sore ini (7/3). Hal ini berbeda dengan saat pertemuan putaran pertama di Bantul, dimana saat itu PSS tidak bisa tampil full team karena beberapa pemain absen.

Di posisi penjaga gawang, eks kiper Persiwa, Gerry Mandagi siap menempati pos tersebut. Trio lini belakang Fachrudin, Deny Tarkas dan Tommy Adityo juga dipastikan bisa turun full team. Sedangkan pemain baru Abdullah Rifai dan Ade Christian disiapkan sebagai pengganti.

Untuk lini tengah kemungkinan bakal ditempati Agus Purwoko, Dulsan Lestaluhu di posisi sayap mengapit tiga gelandang yaitu Anang Hadi, Awank dan pemain baru Furqon Alkatiri. Gelandang muda Nanda Nasution dan Jatmiko juga melapis ketiga pemain itu. Sedangkan untuk lini depan, M. Basri memiliki banyak pilihan dan kemungkinan 1 tempat bakal diisi striker eks Persiba Balikpapan yang juga pernah berkostum PSS, Eka Santika. Untuk menemaninya masih ada Lubis Syukur, Ferry Anto, Tri Handoko atau striker gaek M. Eksan.

Sementara itu, Slemania memberikan kuota 2000 orang untuk Paserbumi (suporter Persiba) yang ingin menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Maguwoharjo. Namun, ketua umum Slemania, R. Supri Yoko mengungkapkan kuota tersebut bisa ditambah menjadi 6000 orang apabila kuota memang tebatas. Nantinya Paserbumi akan ditempatkan di tribun selatan dan panpel PSS tidak akan membuka pintu tribun selatan sebelum Paserbumi memasuki stadion. Karena tribun selatan dikhususkan untuk Paserbumi.

READMORE - PSS Siap Hadapi Derby, Paserbumi Diberi Kuota 2000

Slemania Tuntut Nurdin Turun


28 February 2011
Jakarta - Aksi suporter dari berbagai daerah yang hampir tiap hari meneriakkan dan menuntut turunnya Nurdin Halid dari Ketua Umum PSSI terus berlanjut. Mereka berbondong-bondong ke Senayan untuk menuntut lengsernya orang nomor satu di tubuh organisasi sepakbola nasional indonesia tersebut. Tak ketinggalan Slemania juga terus bergerak bersama-sama suporter lain menggelar demo didepan kantor PSSI. 

Sabtu kemarin Slemania di bawah komando langsung dari Ketua Umum Slemania R. Supriyoko dan dikoordinir oleh Sri Sutarto dan Widodo menggelar aksi bersama dengan The Jakmania, Jetman Jepara, Pasoepati Solo, Paserbumi, Panser Biru Semarang, Singamania dan suporter lain diantara dari Jember, Depok dan lainnya. Dalam orasinya Supriyoko menuntut mundur Nurdin Halid dari Ketua Umurm PSSI dan menolak pencalonannya kembali. Disamping itu Yoko juga menghimbau kepada seluruh suporter dimanapun berada di wilayah Indonesia untuk menekan Pengprov PSSI didaerahnya agar tidak memilih lagi Nurdin Halid sebagai ketua PSSI. 

Pada aksi hari sabtu tersebut para demonstran berangkat bersama-sama dari Hall Basket menuju kantor PSSI dengan melewati jl asia Afrika. Mereka rela berhujan-hujanan dalam menggelar aksinya.

READMORE - Slemania Tuntut Nurdin Turun

Slemania Pastikan Gelar Tour Surabaya

23 February 2011 Slemania siap menggelar tour ke Surabaya untuk mendampingi langsung perjuangan Tim "Super Elang Jawa", PSS Sleman pada laga tandang Kompetisi Divisi Utama Liga Ti-Phone 2010/2011 menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya yang dijadwalkan Rabu, 2 Maret 2011 di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya.

Biaya tour ke Surabaya Rp. 80.000 untuk transport dan tiket masuk stadion. Pendaftaran dimulai tanggal 25 Februari 2011 di Sekretariat Slemania, Lantai 2 Sayap Barat Kompleks Stadion Tridadi Sleman mulai jam 15.30-18.00 WIB. Sedangkan rombongan Slemania direncanakan berangkat Rabu dinihari dari Stadion Tridadi Sleman.


Buktikan loyalitas dan totalitas kita kepada PSS, dampingilah PSS dikota Surabaya besok...
READMORE - Slemania Pastikan Gelar Tour Surabaya

Slemania Buka Pendaftaran Dan Pembuatan KTA

23 February 2011 Pengurus pusat Slemania akan mengadakan pendaftaran laskar dan pembuatan KTA. Diharapkan seluruh laskar dibawah Slemania untuk melakukan registrsai pendaftaran dan pembuatan KTA. Pendaftaran dibuka mulai hari ini hingga selesainya kompetisi Divisi Utama musim ini.

Pendaftaran laskar dan pembuatan KTA Slemania bisa menghubungi korwil masing-masing atau langsung menemui pengurus pusat Slemania. Sehingga diharapkan akhir kompetisi nanti seluruh laskar dan korwil sudah ter-registrasi semua.

Sedangkan untuk biaya pembuatan KTA masih dalam tahap pembahasan. Pembuatan KTA tersebut dimaksudkan untuk memudahkan mendata anggota Slemania dan bisa digunakan pengurus pusat Slemania untuk memfasilitasi apabila ada hal-hal yang menyangkut Slemania.

Syarat pendaftaran :
- Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.
- Fotocopy identitas diri (SIM/KTP/Kartu Pelajar/C.1)
- Pas foto

Note :
- Pendaftaran dan pembuatan KTA Slemania berlaku untuk umum dan anggota laskar.
- Pendaftaran bisa melalui korwil masing-masing
[ by : Pengurus Pusat Slemania ]
READMORE - Slemania Buka Pendaftaran Dan Pembuatan KTA