Tampilkan postingan dengan label Nurdin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nurdin. Tampilkan semua postingan

Slemania Tuntut Nurdin Turun


28 February 2011
Jakarta - Aksi suporter dari berbagai daerah yang hampir tiap hari meneriakkan dan menuntut turunnya Nurdin Halid dari Ketua Umum PSSI terus berlanjut. Mereka berbondong-bondong ke Senayan untuk menuntut lengsernya orang nomor satu di tubuh organisasi sepakbola nasional indonesia tersebut. Tak ketinggalan Slemania juga terus bergerak bersama-sama suporter lain menggelar demo didepan kantor PSSI. 

Sabtu kemarin Slemania di bawah komando langsung dari Ketua Umum Slemania R. Supriyoko dan dikoordinir oleh Sri Sutarto dan Widodo menggelar aksi bersama dengan The Jakmania, Jetman Jepara, Pasoepati Solo, Paserbumi, Panser Biru Semarang, Singamania dan suporter lain diantara dari Jember, Depok dan lainnya. Dalam orasinya Supriyoko menuntut mundur Nurdin Halid dari Ketua Umurm PSSI dan menolak pencalonannya kembali. Disamping itu Yoko juga menghimbau kepada seluruh suporter dimanapun berada di wilayah Indonesia untuk menekan Pengprov PSSI didaerahnya agar tidak memilih lagi Nurdin Halid sebagai ketua PSSI. 

Pada aksi hari sabtu tersebut para demonstran berangkat bersama-sama dari Hall Basket menuju kantor PSSI dengan melewati jl asia Afrika. Mereka rela berhujan-hujanan dalam menggelar aksinya.

READMORE - Slemania Tuntut Nurdin Turun

Toisutta-Arifin Vs Nurdin-Nirwan


Senin, 07 Februari 2011 | 06:22 WIB
PSSI


JAKARTA, KOMPAS.com — Bursa pencalonan ketua umum dan wakil ketua umum PSSI sudah ditutup. Ada empat nama yang paling banyak mendapat dukungan suara, yakni George Toisutta, Nurdin Halid (posisi ketua umum), Arifin Panigoro, dan Nirwan Bakrie (posisi wakil ketua umum).

Berdasarkan konferensi pers di Kantor PSSI, Minggu (6/2/2011), Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes mengatakan bahwa Nurdin dan Nirwan sejauh ini merupakan sosok yang paling banyak mendapatkan dukungan suara. Dari 100 hak suara, nama Nurdin diusulkan oleh 81 suara untuk posisi ketua umum (ketum), sementara Nirwan diusung oleh 80 suara untuk posisi wakil ketua umum (waketum). Adapun Toisutta sementara tertinggal jauh dengan dukungan 12 suara dan Arifin 7 suara.
Nurdin dan Nirwan sejak awal memang diprediksi bakal maju lagi. Meski tak pernah mendeklarasikan diri, keduanya tetap masuk bursa karena memiliki pendukung yang loyal di daerah. Keduanya juga saat ini masih menjabat sebagai Ketum dan Waketum PSSI periode 2007-2011.
Sementara Toisutta mendeklarasikan dirinya maju di Markas TNI AD, Rabu (2/2/2011). Ia maju karena diminta oleh beberapa pemerintah provinsi (pemprov), pengurus klub, dan pejabat PSSI. Mereka ingin Toisutta mereformasi kinerja induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut.
Hal ini tertuang dalam manifesto dukungan yang ditandatangani oleh beberapa pemprov, pengurus klub, dan pejabat PSSI. Nama terakhir adalah Arifin. Pengusaha sukses ini termasuk sosok yang tak pernah puas dengan kinerja PSSI. Saking tak puasnya, ia bahkan mendirikan Liga Primer Indonesia (LPI) sebagai tandingan Liga Super Indonesia (LSI).
Awalnya Arifin diprediksi sebagai lawan kuat Nurdin di bursa ketum. Namun, belakangan ia mengalihkan dukungannya kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisutta. Arifin bahkan mengklaim dirinya bakal habis-habisan mendukung Toisutta.
Kini keempat nama tersebut akan diverifikasi oleh tim verifikasi. Tim ini akan bekerja pada 7-14 Februari. Pada 15 Februari, tim verifikasi akan melaporkan lolos atau tidaknya keempat nama itu kepada Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Jika semuanya lolos, mereka akan bertarung habis-habisan di Kongres PSSI di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, 19 Maret.
Yang terpenting lagi, Kongres PSSI kali ini akan sangat signifikan mengingat organisasi tersebut dalam persimpangan. Sebagian insan bola menghendaki terjadinya suksesi, sementara sebagian orang masih setia kepada Nurdin Halid.
Siapa pun pemimpin PSSI nantinya, para pemegang suara diharapkan mampu membaca suara hati nurani insan bola sekaligus masa depan sepak bola nasional. Mereka diharapkan mampu membuat pertimbangan berdasarkan kepentingan nasional, dalam hal ini sepak bola.
Keputusan mereka akan sangat memengaruhi arah sepak bola negeri ini. Kepada mereka pula insan bola berharap pilihan terbaik demi kebaikan sepak bola, bukan demi kepentingan sesaat dan kelompok. Kesalahan memilih akan mengakibatkan ketidakpuasan insan bola. Apalagi, publik kini sedang sangat sensitif terhadap kelangsungan sepak bola nasional
.
READMORE - Toisutta-Arifin Vs Nurdin-Nirwan

Nurdin Dikecam "Bobotoh"


Senin, 24 Januari 2011 | 06:23 WIB
TRIBUN JABAR/Deny Denaswara
Suporter Persib membentangkan spanduk yang mengecam Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, saat mendukung timnya melawan Arema Malang di Stadion Siliwangi, Minggu (23/1/2011).
BANDUNG, KOMPAS.com — Bobotoh Persib Bandung tidak saja menyanyikan seruan agar timnya pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI), tetapi mereka juga mengecam Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Bahkan, salah satu spanduk yang mereka bentangkan menghujat Nurdin dengan kata "Goblog".
Bobotoh Persib tampak kecewa saat timnya menjamu Arema Malang di Stadion Siliwangi, Minggu (23/1/2011). Mereka juga kecewa terhadap kepemimpinan wasit Najmudin Aspiran.
Bahkan, pada menit ke-68, suporter rusuh setelah wasit memberi kartu merah kepada Muhamad Riduan. Mereka melemparkan benda-benda ke lapangan, hingga pertandingan sempat terhenti beberapa menit.
Mereka beberapa kali menyanyikan anjuran kepada Persib untuk ke LPI. "Pindah, pindah, pindah ke LPI. Pindah ke LPI, sekarang juga!" demikian nyanyian mereka.
Selain itu, mereka juga membentangkan spanduk hujatan kepada wasit. Di tribun, penonton membentangkan spanduk yang bertuliskan, "Nurdin Halid!!! Goblog."
Sumber : TRIBUN JABAR

READMORE - Nurdin Dikecam "Bobotoh"

video lagu turunkan nurdin halid beredar di youtube

Seseorang berinisial jjnahan mengunggah sebuah video dengan sosok gadis yang menyanyikan lagu Nurdin Turun Downk... Video ini diunggah ke Youtube. Lagu tersebut diciptakan JJ Nahan dengan penyanyinya Stefany.

Dalam video berdurasi 2:34 menit itu, hanya sosok Stefany saja yang muncul. Stefany menyanyikan lagu yang berisikan menuntut Nurdin mundur dengan diiringi gitar akustik.

Berikut lirik lagu dalam video tersebut:
Ada temanku bernama si nurdin
Sepak bola kelurahaan yang diurusin
Menjabat selamanya kalo bisa katanya

Walau kosong prestasi bikin frustasi
Tapi haram hukumnya kalu turun kursi
menjujunjung demokrasi alasan si nurdin basi

Pelecehan demokrasi negri
Korupsi sejak dari dalam hati

Nurdin turun donk
Nurdin turun donk
Sudah saatnya kamu turun donk
Nurdin turun donk
Nurdin turun donk
Sudah saatnya kamu turun donk

Suka ngatur angka kalau tidak salah
Demi uang pasangan biar tidak kalah
Menghubungi wasitnya dari balik jeruji

Korup sana sini
Atur sana sini
Bak seorang raja mengatur para mentri
Tak masalah orang bilang yang penting kantong terisi

Pelecehan demokrasi negri
Korupsi sejak dari dalam hati

Nurdin turun donk
Nurdin turun donk
Sudah saatnya kamu turun donk
Nurdin turun donk
Nurdin turun donk
Sudah saatnya kamu turun donk

http://www.youtube.com/watch?v=-1h6AARFFkE
READMORE - video lagu turunkan nurdin halid beredar di youtube